Tampilkan postingan dengan label BACAAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BACAAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2011

Permohonan Bantuan Untuk Kemajuan Taman Bacaan "Cintamaju"




Perihal: Permohonan Bantuan

Kepada Yth.
Para Netter dan Para Dermawan
Di
TEMPAT

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Teriring salam dan do’a semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Taufiq dan Hidayah-Nya kepada kita semua dan senantiasa diberikan kesuksesan dalam menjalankan aktifitas keseharian. Amiin.

Dalam upaya meningkatkan minat membaca dan peningkatan kualitas intelektual masyarakat, Maka kami pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) “Cintamaju” Dusun Cintamaju RT.06 RW.02 Desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang Kabupaten Ciamis sangat membutuhkan bantuan berupa dana dan buku-buku untuk kemajuan taman bacaan tersebut.

Demikian surat permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian dan bantuannya diucapkan terima kasih.

Billahittaufiq Wal Hidayah,
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


IDENTITAS LEMBAGA:

Nama Lembaga           : TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) CINTAMAJU
Alamat                         : Dusun Cintamaju RT.06 RW.02 Desa Tunggilis
  Kecamatan Kalipucang Kabupaten Ciamis Propinsi Jawa Barat 46397
E-Mail                         : tbm.cintamaju@gmail.com
Telp.                            : 085223172707

Rekening Bank           : Bank BJB Cabang Ciamis
                                    No. Rekening           : 0010349273100
Atas Nama               : Taman Bacaan Masyarakat Cintamaju

 
Legalitas Lembaga      : Nomor 23 Tanggal 07 April 2011
  Notaris: Nevie Alifah Assegaf, SH.MH.
 
NPWP                         : 31.306.815.7-442.000
  a.n: TAMAN BACAAN MASYARAKAT CINTAMAJU


Atas segala bantuannya, kami ucapkan Jazaakumullaahu Khairan Katsiiran Semoga amal baik Bapak/Ibu/Sdr. mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Amiin..

Jumat, 18 November 2011

BACAAN (DO'A) KETIKA BANGUN DARI TIDUR



1- ((اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ)).
1. “Segala puji bagi Allah, yang mem-bangunkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangitkan.”[1]
2- ((لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ)) ((رَبِّ اغْفِرْ لِيْ)).
2. ‘Tiada Tuhan yang haq selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan yang haq selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung’. ‘Wahai, Tuhanku! Ampunilah dosaku’.[2]
3- ((اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ فِيْ جَسَدِيْ، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ، وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ)).
3. “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan mengembalikan ruhku kepadaku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepadaNya.”[3]
4. “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk atau berbaring, dan mereka memikirkan tentang pencip-taan langit dan bumi (seraya berkata): ‘Ya, Tuhan kami! Tidaklah Engkau men-ciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka. Ya Rabb kami, sesung-guhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam Neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zhalim seorang penolongpun. Ya Rabb kami, sesungguhnya kami mendengar (seru-an) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Rabbmu"; maka kamipun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Rabb kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari Kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji". Maka Rabb mereka memperkenankan permohonannya (de-ngan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Kuhapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam Surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisiNya pahala yang baik". Janganlah sekali-kali kamu terpedaya oleh kebebasan orang-orang kafir ber-gerak di dalam negeri. Itu hanyalah ke-senangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam; dan Ja-hannam itu adalah tempat yang sebu-ruk-buruknya. Akan tetapi orang-orang yang bertaqwa kepada Rabbnya, bagi mereka Surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka ke-kal di dalamnya sebagai tempat tinggal (anugerah) dari sisi Allah. Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti. Dan se-sungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menu-karkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh paha-la di sisi Rabbnya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya. Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetap-lah bersiap siaga (di perbatasan negeri-mu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.[4] (Ali ‘Imran, 3: 190-200).


[1] HR. Al-Bukhari dalam Fathul Baari 11/113, Muslim 4/2083.
[2]. Barangsiapa mengucapkan demikian itu, maka dia diampuni. Apabila dia berdoa, akan dikabulkan. Lalu apabila dia berdiri dan berwudhu, kemudian melakukan shalat, maka shalatnya diterima (oleh Allah). HR. Imam Al-Bukhari dalam Fathul Baari 3/39, begitu juga imam hadits yang lain. Dan lafazh hadits tersebut menurut riwayat Ibnu Majah 2/335.
[3] HR. At-Tirmidzi 5/473 dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/144.
[4] HR Imam Al-Bukhari dalam Fathul Bari 8/237 dan Muslim 1/530.